Ngada : Diduga Rasis Dan Fitnah, Pemilik Aneka Jaya Polisikan Akun Juand Fernando Mmc

WBN │ Sebuah akun facebook dengan nama Juand Fernando Mmc diketahui member grup facebook Ngada Bangkit resmi dipolisikan oleh Eufrasia S Lay selaku pemilik Toko Aneka Jaya di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (13/08/2020).

Pantauan tim media ini di Kota Bajawa, Flores (13/08/2020), sekitar pukul 12.30 WITA Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay menyambangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ngada di Kota Bajawa melaporkan langsung perbuatan akun atas nama Juand Fernando Mmc dengan menyertakan bukti-bukti screenshoot perbuatan pelaku yang disebar melalui akun facebook grup Ngada Bangkit.

“Satu permintaan saya untuk seluruh calon Bupati yang maju di Pilkada ini, apabila terpilih nanti, mohon pupuk dan obat-obatan serta bibit yang untuk para petani jangan menumpuk di mata sipit kulit puti. Menyebarlah ke setiap kecamatan, sehingga memudahkan masyarakat untuk pengambilannya. Semua menumpuk di toko Aneka Jaya, terus pelayanan buat kita pribumi macam ke binatang. Jangan mau maju omong visi misi 70% fokus untuk sektor pertanian, karena 70%  suara dari petani. Setelah jadi 70% mengabaikan para petani. Sudah lumrah politik di Ngada. Stop tipu-tipu”, demikian bunyi postingan akun Juand Fernando Mmc.

Kepada wartawan, Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay mengungkapkan, pihaknya merasa sangat dilukai oleh postingan Juand Fernando Mmc sebab selain diposting di grup bernama Ngada Bangkit, juga nampak disebar ke sejumlah beranda medsos facebook lainnya.

Ditambahkan, pihaknya mengetahui kejadian setelah salahsatu putrinya membaca postingan di grup facebook Ngada Bangkit.

“Kami melaporkan secara resmi perbuatan pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Ini bunyi postingannya : Satu permintaan saya untuk seluruh calon Bupati yang maju di Pilkada ini, apabila terpilih nanti, mohon pupuk dan obat-obatan serta bibit yang untuk para petani jangan menumpuk di mata sipit kulit puti. Menyebarlah ke setiap kecamatan, sehingga memudahkan masyarakat untuk pengambilannya. Semua menumpuk di toko Aneka Jaya, terus pelayanan buat kita pribumi macam ke binatang. Jangan mau maju omong visi misi 70% fokus untuk sektor pertanian, karena 70%  suara dari petani. Setelah jadi 70% mengabaikan para petani. Sudah lumrah politik di Ngada. Stop tipu-tipu”, ungkap Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay sambil membacakan bunyi postingan akun Juand Fernando Mmc.

Menurut Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay pihaknya melaporkan akun atas nama Juand Fernando Mmc dengan delik aduan Rasis, IT dan fitnah.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait pupuk, obat-obatan dan penjulaan, Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay mengungkapkan pihaknya akan membeberkan melalui media secara mendetail tentang alur penjualan pupuk dan obat-obatan agar masyarakat mengetahui kebenaran yang sesungguhnya dan tidak asal-asalan menuding bahkan menfitnah Toko Aneka Jaya Bajawa.

“Tentang pupuk dan obat-obatan kami akan beberkan secara terbuka biar tidak asal bunyi dan melecehkan kami selaku pihak swasta. Dia sebut mata sipit lah, dia sebut ini itu dalam postinganngannya, dia tahu atau tidak yang benarnya seperti apa. Jangan asal tebar kata dan kalimat melalui medsos ya”, tegas Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay.

Pemilik Toko Aneka Jaya Bajawa, Eufrasia S Lay meminta Polres Ngada mengusut perbuatan pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar dapat memberikan efek jera atas perbuatan pelaku sebagaimana dalam laporan dugaan perbuatan rasis dan fitnah.

Tim WBN│Novensius Filemon│Aurel Do’o│Redpel-Indra