WBN – Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Perutusan Perindo, Mbulang Lukas, SH soroti kecenderungan meningkatnya kasus pencurian di Mbay, Ibu Kota Kabupaten Nagekeo.
Ia meminta Polres Nagekeo mengambil posisi tegas tindak dan melakukan pendekatan multi dimensional demi mengatasi permasalahan sosial yang satu ini.
Hal tersebut dikatakan Mbulang Lukas, pada Rabu (12/5/2026).
“Dari pengaduan lepas yang terpantau serta kasus-kasus yang muncul, harus dikata bahwa grafik kasus pencurian di ibu kota Mbay mengalami peningkatan. Ini tidak bisa dibiarkan, tetapi harus disikapi bersama. Kita tidak boleh membiarkan kondisi demikian terus membayangi masyarakat. Jangan sampai Mbay kemudian disorot dari mana-mana hanya karena pencurian merajalela dimana-mana, merusak kenyamanan publik “, ujar Mbulang Lukas.
Maraknya kasus pencurian di Mbay, kata Mbulang Lukas, sudah sangat meresahkan warga. Pencurian ternak besar milik warga seperti kerbau, sapi, bahkan hingga ayam dan bebek di kandang pun dijarah para pelaku.
Helm sepeda motor, jika tidak waspada maka dalam sekejap digasak. Sejumlah perabot rumah tangga pun ikutan diembat. Bahkan beras yang disimpan dalam rumah warga pun digasak. Tidak luput produk pertanian lainnya milik warga disantap maling.
Anggota DPRD Nagekeo yang satu ini melihat, semarak kasus pencurian di Mbay tidak bisa dipandang sebelah mata dan bukan nerupakan kenakalan biasa.
Dia menilai, jka tidak segera diberantas bersama, maka wajah daerah masa depan akan semakin subur kejahatan, bertumbuh pula kelompok-kelompok pencurian yang terorganisir yang merugikan perekonomian masyarakat banyak.
“Selain menjadi tugas bersama, saya mau katakan bahwa mitra penegak hukum, Polres Nagekeo harus segera ambil sikap tindak tegas. Harus basmi dini. Polres Nagekeo patut mengambil posisi pendekatan multi dimensi, mengatasi kasus-kasus pencurian, baik pencegahan (preventif) maupun represif (tindakan). Nagekeo hari ini sangat membutuhkan hal itu. Percuma kita pacu usaha ekonomi rakyat, jika pada saat bersamaan semarak pencurian gagal diberantas”, tutup Wakil Rakyat Nagekeo, Mbulang Lukas, SH.
WBN
