Media WBN|SUKABUMI – Tim Majelis Adat Sunda (Masda) Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Abah Anton Charliyan mendatangi lokasi musibah kebakaran di Kasepuhan Kampung Adat Cipta Mulya, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/7/2026). Yang lalu
Kehadiran rombongan yang didampingi Sekjen Ki Pamanah Rasa, Koordinator Sukabumi Ki Gunawisesa, serta staf operasional Kang Rifai, Kang Bery, dan Kang Jayeng ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan logistik awal guna meringankan beban para korban terdampak.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada sesepuh kampung adat, Abah Hendrik, terdiri dari 100 kg beras, 40 dus mi instan, 5 dus kopi, 5 dus air mineral, 200 potong kaos, 2 lusin baju, serta santunan uang tunai. Paket bantuan ini merupakan titipan bersama atas nama Masda Jabar, Penjabat Gubernur Jabar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, serta wujud solidaritas komunitas penggiat budaya Sunda dan masyarakat adat Nusantara.
“Semoga bantuan yang kami bawa, meskipun sederhana, dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di kampung adat ini,” ujar Abah Anton Charliyan di lokasi.
Berdasarkan pantauan tim Masda Jabar di lapangan hingga Minggu petang pukul 17.00 WIB, dampak kebakaran hebat ini menghanguskan 51 rumah tinggal warga, 2 bangunan panggung, serta 1 unit Bumi Ageung. Selain itu, warga juga kehilangan 49 lumbung padi (leuit), termasuk leuit utama yang dikeramatkan bernama Leuit Si Jimat. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Di lokasi pascabencana, tim penanggulangan bencana gabungan tampak bersiaga dengan sigap. Sebanyak 30 personel BNPB Jabar, 20 personel tim kesehatan Polri & Pemda, serta 80 personel Brimob Polda Jabar bersama para relawan masyarakat telah mendirikan posko darurat. Aparat keamanan dan relawan dijadwalkan bersiaga penuh selama 7 hari ke depan, sementara pasokan bantuan logistik untuk para pengungsi dilaporkan masih mencukupi.
(Editor ndra)
