Wakil Bupati Ngada : Penyaluran Bantuan Korban Gempa Utamakan Skala Prioritas

NGADA, WBN — Wakil Bupati Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bernadinus Dhey Ngebu menegaskan seluruh kepala desa di wilayah terdampak gempa bumi untuk memperbarui data kerusakan bangunan secara cepat dan berkala.

Langkah ini diperlukan guna mengantisipasi dampak gempa susulan yang masih terus terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

“Data yang akurat dan dinamis sangat diperlukan agar intervensi bantuan tepat sasaran. Gempa susulan berpotensi merusak bangunan yang sebelumnya dinilai masih aman. Kepala desa harus aktif memantau kondisi dari rumah ke rumah,” ujar Wakil Bupati Ngada saat meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Riung Barat, Rabu (2/9/2026).

Selain kerugian material, Wakil Bupati juga meminta pemerintah desa memberikan perhatian khusus kepada kondisi psikologis warga, terutama mereka yang mengalami trauma atau stres pascabencana. Warga yang kondisinya memungkinkan juga diimbau untuk mulai kembali beraktivitas secara bertahap demi mempercepat proses pemulihan sosial-ekonomi.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Ngada bersama Kepala Bagian Ekonomi dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ngada menyalurkan bantuan darurat ke sejumlah titik. Bantuan logistik diserahkan kepada Kongregasi Suster Maria Immaculata (SMI) Komunitas Wue di Paroki Cor Jesu Wangka, serta Biara OCD Maronggela-Riung Barat.

Wakil Bupati menjelaskan, distribusi ke komunitas biara baru dilakukan setelah pemerintah daerah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar di desa-desa yang terisolasi pada tahap awal.

“Keterlambatan ini bukan karena kurangnya perhatian, melainkan karena skala prioritas logistik pada tahap awal harus difokuskan ke desa-desa yang terdampak langsung,” katanya.

Pola distribusi ini dinilai tepat oleh Anggota DPRD Kabupaten Ngada, Kristoforus Mbora. Ia menyampaikan bahwa pemenuhan bantuan harus merata dan menyentuh seluruh elemen masyarakat di wilayah terdampak, termasuk komunitas keagamaan.

Usai dari komunitas biara, Wakil Bupati melanjutkan peninjauan ke Kantor Camat Riung Barat untuk memastikan kelancaran distribusi logistik. Berdasarkan laporan pihak kecamatan, dari sekitar 800 keluarga (KK) yang terdampak, baru sekitar 400 paket bantuan makanan dan lima unit tenda darurat yang telah diterima dan mulai disalurkan ke warga.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu juga meninjau langsung posko darurat Puskesmas Maronggela, fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa.

Di lokasi tersebut, Wakil Bupati melihat langsung kondisi pasien serta berdialog dengan perawat mengenai kendala pelayanan kesehatan di lapangan. Pemkab Ngada memastikan pemulihan fasilitas publik seperti puskesmas akan menjadi salah satu prioritas penanganan pascabencana.

WBN

Share It.....