ATAMBUA, WBN β€” Bupati Belu Willybrodus Lay melantik sembilan penjabat kepala desa dan kepala desa persiapan di wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9/2026).

Dalam pelantikan yang berlangsung di Kantor Bupati Belu tersebut, para pejabat baru diingatkan untuk menjaga integritas dalam mengelola dana desa yang bernilai miliaran rupiah.

Willybrodus menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar. Anggaran yang dialokasikan ke desa harus sepenuhnya diarahkan untuk pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Mulai hari ini, Bapak dan Ibu mengelola anggaran yang mencapai miliaran rupiah. Ini adalah uang rakyat dan uang pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral,” kata Willybrodus.

Ia juga meminta para penjabat tidak melihat pelantikan ini sebatas seremonial. Mereka dituntut langsung bekerja menggerakkan roda pemerintahan, mengoptimalkan pelayanan publik, serta menggali potensi ekonomi di wilayah masing-masing.

Dalam arahannya, Willybrodus menganalogikan pembangunan desa seperti merawat tanaman yang membutuhkan proses dan kesabaran untuk menghasilkan dampak jangka panjang.

Karena itu, tata kelola pemerintahan desa harus direncanakan secara matang dan berkelanjutan.Untuk memperkuat ekonomi warga, kepala desa diminta aktif berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Langkah ini diperlukan agar hasil produksi komoditas lokal desa mendapatkan pendampingan serta akses pasar yang lebih luas

.”Jadilah agen perubahan di desa masing-masing. Potensi pertanian dan sumber daya yang ada harus dikembangkan secara nyata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

WBN

Share It.....