PALOPO, WBN — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.919.84 Sawerigading di Jalan Yos Soedarso, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menuai sorotan publik.
Hal ini terjadi menyusul beredarnya rekaman video yang memperlihatkan pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar ke dalam puluhan jerigen.
Dalam video tersebut, puluhan jerigen itu diangkut menggunakan dua unit sepeda motor roda tiga. Praktik ini memicu dugaan adanya penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukan.
Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media kepada pihak pengelola SPBU pada Senin (14/9/2026) tidak berjalan mulus. Setelah sempat memberikan respons awal, pihak pengelola langsung memblokir nomor kontak WhatsApp wartawan saat dihujani pertanyaan yang lebih mendalam terkait legalitas pengisian jerigen tersebut.
Saat awak media mencoba menghubungi kembali menggunakan nomor telepon lain untuk keperluan berita tindak lanjut, panggilan sempat terhubung. Namun, begitu wartawan mempertanyakan alasan pemblokiran sebelumnya, nomor baru tersebut kembali diblokir oleh pihak pengelola.
Hingga berita ini diturunkan, pengelola SPBU cenderung menutup diri dari ruang klarifikasi.Sikap tertutup dari manajemen SPBU ini memantik reaksi keras dari elemen masyarakat.
Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Peduli Regulasi, Hamdan, S.H., M.H., menyayangkan aksi pemblokiran tersebut. Menurutnya, langkah pengelola SPBU justru memperkuat kecurigaan publik mengenai adanya pelanggaran prosedur.
“Jika aktivitas distribusi solar bersubsidi tersebut memang sudah sesuai regulasi dan memiliki izin resmi, pihak SPBU seharusnya memberikan klarifikasi secara transparan, bukan malah memblokir kontak wartawan,” ujar Hamdan, Senin.
Hamdan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk segera melakukan investigasi menyeluruh di SPBU 74.919.84 Palopo.
“Kami meminta dilakukan audit total, termasuk memeriksa rekaman CCTV pada saat kejadian, menghitung volume solar yang keluar, serta menelusuri pemilik kedua kendaraan roda tiga tersebut. Ini penting demi menjamin BBM subsidi tepat sasaran,” kata Hamdan.
WBN
