Jaga Fisik Mental Personel, Polda NTT Hadirkan Terapi Kombinasi

KUPANG, WBN – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar kegiatan terapi kebugaran dan pengembangan potensi diri bagi ratusan personelnya.

Langkah ini diinisiasi langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan holistik anggota kepolisian.

Kegiatan bertema “Optimalkan Kebugaran, Asah Potensi Diri, Sukses Berkarya” ini berlangsung di Ruang Rupatama Polda NTT pada Selasa (22/9/2026). Acara ini dipimpin oleh Karo SDM Polda NTT Kombes Andy Pramudya Wardana dan dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) serta perwakilan anggota yang sedang menghadapi kendala kesehatan.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menyatakan bahwa kesiapan fisik dan mental personel merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bapak Kapolda NTT menaruh perhatian yang sangat besar terhadap kesiapan fisik dan mental seluruh personel. Anggota Polri dituntut hadir memberikan pelayanan terbaik, dan hal itu hanya bisa dicapai jika kondisi tubuh serta pikiran mereka bugar dan prima,” ujar Henry kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).

Dalam program ini, Polda NTT menghadirkan praktisi kesehatan dari Klinik Hanara, dr. Hanson Barki. Inovasi terapi yang diberikan terbilang unik karena mengombinasikan metode olahraga modern, teknologi energy conditioning, serta adab budaya Nuswantara.

dr. Hanson menjelaskan, fokus utama terapi ini adalah mengembalikan kemampuan alami tubuh dalam memulihkan diri (recovery capability) yang kerap menurun akibat usia, trauma, atau beban emosional.

“Tubuh kita adalah hadiah terindah dari Tuhan. Waktu kecil, kita lari atau naik turun tangga cepat sekali pulihnya. Sekarang, begitu tersengal, pemulihannya bisa memakan waktu berhari-hari. Yang hilang sebenarnya adalah kemampuan pulihnya,” kata Hanson.

Melalui perpaduan teknologi dan metode khusus ini, para personel dipandu untuk merilis beban trauma agar tubuh kembali ke level pemulihan yang optimal.

Pantauan di lokasi, para anggota dipandu menjalani tahapan relaksasi menggunakan media khusus dan ember yang telah disiapkan. Setelah relaksasi, mereka langsung menjalani latihan fisik terukur, seperti berlari selama beberapa menit untuk menguji peningkatan kebugaran secara langsung.

Polda NTT berharap pendekatan terapi inovatif ini tidak hanya menyembuhkan keluhan fisik, tetapi juga membangkitkan kembali motivasi serta potensi diri anggota dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di wilayah NTT.

WBN

Share It.....