Aksi Protes Karyawan Indomaret Diduga Untungkan Alfamart dan Alfa Midi

MAROS,Sulsel – Sekitar 80 persen gerai Indomaret di Kabupaten Maros dan sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan dilaporkan tutup pada hari ini. Penutupan tersebut diduga merupakan bentuk aksi protes karyawan terhadap kebijakan perusahaan yang mengubah skema kompensasi kerja pada hari libur nasional dan tanggal merah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebijakan yang dipersoalkan adalah tidak lagi diberikannya pembayaran tambahan untuk karyawan yang bekerja pada hari libur nasional. Sebagai gantinya, perusahaan disebut hanya memberikan kompensasi berupa hari libur pengganti di waktu lain.

Situasi ini memicu gelombang protes dari para karyawan yang menilai kebijakan tersebut merugikan hak-hak pekerja.

Akibat banyaknya gerai yang tutup, sejumlah konsumen terpaksa beralih ke gerai pesaing seperti Alfamart dan Alfa Midi. Kondisi ini dinilai berpotensi mengalihkan omzet yang seharusnya diperoleh Indomaret kepada kompetitor.

Sekretaris Jenderal Gerakan Melawan Mafia Supremasi Hukum, Rusli, menilai kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan karyawan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kebijakan ini bukan hanya merugikan karyawan, tetapi juga berdampak pada pelayanan kepada masyarakat. Banyak gerai Indomaret yang memiliki fasilitas ATM untuk tarik tunai maupun setor tunai. Ketika gerai tutup, aktivitas masyarakat ikut terganggu,” ujar Rusli kepada awak media, Kamis (14/5/2026).

Rusli juga menilai penutupan gerai dalam skala besar menunjukkan adanya persoalan serius dalam hubungan industrial yang perlu segera ditangani secara bijak oleh manajemen perusahaan.

“Jika persoalan ini tidak segera diselesaikan, Indomaret berpotensi kehilangan kepercayaan karyawan dan pelanggan. Omzet perusahaan juga dapat beralih ke kompetitor,” tambahnya.

Ia berharap manajemen Indomaret dan perwakilan pekerja dapat membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang adil dan sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Indomaret terkait aksi penutupan gerai dan tuntutan para karyawan. Media ini tetap membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan.

Share It.....