Di masa kepemimpinannya, fondasi birokrasi daerah mulai ditata lebih baik. Pelayanan pemerintahan diperluas hingga ke wilayah-wilayah pelosok. Semangat pembangunan pendidikan mulai diperkuat. Ia memahami bahwa kemajuan daerah tidak mungkin dibangun hanya dengan proyek fisik, tetapi harus dimulai dari manusia yang terdidik dan memiliki kesempatan berkembang.
Karena itulah, selain dikenal sebagai birokrat dan politisi, Umbu Djima juga dihormati sebagai tokoh pendidikan. Banyak kalangan menilai kontribusinya terhadap pembangunan sumber daya manusia di NTT jauh melampaui masa jabatannya sebagai kepala daerah. Ia termasuk generasi pemimpin lama yang percaya bahwa anak-anak muda Sumba harus keluar dari lingkaran ketertinggalan melalui pendidikan.
Karier pengabdiannya pun tidak berhenti di tingkat kabupaten. Almarhum pernah dipercaya menjadi anggota DPR RI dan MPR RI, membawa suara masyarakat Nusa Tenggara Timur ke tingkat nasional. Dalam berbagai posisi yang diembannya, Umbu Djima dikenal sebagai figur yang tenang, tidak banyak pencitraan, tetapi bekerja dengan konsistensi dan loyalitas tinggi terhadap kepentingan rakyat.
Di mata banyak orang, kepergian Umbu Djima bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar Sumba, tetapi juga hilangnya satu generasi pemimpin yang membangun daerah dengan ketulusan dan kedekatan emosional bersama rakyat. Ia lahir dari kultur lokal Sumba yang menjunjung kehormatan, kerja keras, dan pengabdian terhadap komunitas.
Bupati Ratu Bonu Wulla dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa almarhum merupakan teladan kepemimpinan bagi generasi penerus di Pulau Sumba. Menurutnya, jasa dan dedikasi Umbu Djima telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah dan tidak akan dilupakan oleh masyarakat.
“Beliau adalah tokoh besar Sumba yang telah mengabdikan hidupnya untuk rakyat dan daerah ini. Kita kehilangan seorang panutan,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ucapan belasungkawa dan penghormatan juga datang dari berbagai tokoh masyarakat, mantan pejabat, tokoh adat, hingga masyarakat biasa yang mengenal langsung sosok almarhum. Banyak di antara mereka mengenang Umbu Djima sebagai pribadi sederhana yang tidak menjaga jarak dengan rakyat kecil.
Lanjutkan kehalaman berikutnya dibawah ini!…
