Putra Terbaik Sumba Berpulang, Warisan Kepemimpinannya Abadi

Di lokasi pemakaman, sejumlah tokoh adat turut menggelar penghormatan budaya sebagai simbol pelepasan terakhir kepada seorang anak adat terbaik Sumba. Tangisan keluarga bercampur dengan suara syair adat yang mengantar kepergian sang tokoh menuju peristirahatan terakhirnya.

Kepergian Umbu Djima meninggalkan jejak yang sulit digantikan. Di tengah zaman politik modern yang sering dipenuhi kegaduhan dan perebutan kepentingan, sosok seperti dirinya menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati dibangun dari pengabdian, integritas, dan keberanian memikirkan masa depan rakyat jauh melampaui kepentingan pribadi.

Ia mungkin telah pergi, tetapi warisan perjuangannya tetap hidup dalam jalan-jalan yang pernah dibangun, dalam sekolah-sekolah yang pernah diperjuangkan, dalam birokrasi yang pernah ditatanya, dan terutama dalam ingatan masyarakat Sumba yang pernah merasakan ketulusan kepemimpinannya.

Hari itu, di Eka Pata, Sumba tidak sekadar menguburkan seorang mantan bupati. Sumba sedang melepas satu bagian penting dari sejarahnya sendiri.

Kontributor: Asis DN|WBN SUMBA

Share It.....