Pasca Gempa Riung Lumpuh, Relawan Jagatnata Hadirkan Starlink Petakan Pengungsi

NTT, WBN — Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026, mengakibatkan kelumpuhan total pada jaringan listrik dan akses komunikasi internet di wilayah pedalaman Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Hingga Senin (17/8/2026) siang, mayoritas warga di kawasan pesisir dilaporkan telah mengungsi ke wilayah perbukitan guna menghindari potensi gempa susulan.

Komunitas JAGATNATA Bajawa bergerak cepat, mendirikan Posko Jagatnata Peduli yang berpusat di Puskesmas Riung. Guna mengatasi isolasi komunikasi, posko ini menyediakan fasilitas internet berbasis satelit (Starlink). Fasilitas tersebut difungsikan sebagai jalur koordinasi utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

“Kami berkolaborasi dengan relawan lokal untuk mengidentifikasi kamp-kamp pengungsian yang tersebar di wilayah Riung. Langkah ini krusial agar pergerakan logistik dari para donatur dan relawan dapat terdistribusi secara tepat sasaran,” ungkap perwakilan komunitas, Ovan Lado saat dihubungi Media WBN, Senin (17/8).

Ovan menguraikan data sementara, berdasarkan identifikasi sementara di lapangan, para pengungsi sangat membutuhkan tambahan pasokan logistik mendesak.

Kebutuhan tersebut meliputi bahan pokok (sembako), air mineral, tenda atau terpal, selimut, kelambu, obat nyamuk, serta kebutuhan khusus seperti susu balita, popok bayi, dan pembalut wanita.Peta

Sementara itu terkait sebaran titik pengungsian, tim relawan gabungan telah memetakan puluhan titik kumpul pengungsian yang menjadi konsentrasi utama pendistribusian bantuan, antara lain:Tadho Induk (10 Posko).

Terbagi di Dusun Bajo (5 posko, dihuni lebih dari 50 jiwa, akses masuk Kampung Tadho) dan Dusun Oting (5 posko, dihuni lebih dari 50 jiwa, berlokasi di belakang Pustu Bekek).

Tadho Tengah: mencakup posko di belakang Paroki Bekek (lebih dari 200 jiwa), posko di belakang rumah warga di jalan Bekek-Riung (lebih dari 20 jiwa), dan posko Masjid Tewajawa (lebih dari 100 jiwa).

Tadho Timur: tersebar di depan SD Tewajawa (lebih dari 20 orang), gedung SD Tewajawa (lebih dari 30 jiwa), Kantor Desa Tadho Timur (lebih dari 100 orang), dan pertigaan Riung (30 jiwa).

Sambinasi dan Sambinasi Barat, teridentifikasi di Damu (2 posko, lebih dari 100 jiwa) dan Maratauk (2 posko, lebih dari 100 jiwa).

Sambinasi Tengah dan Golo Ite: terletak di Ruki (1 posko, lebih dari 100 jiwa) dan kawasan belakang Kampung Golo Ite (lebih dari 433 jiwa).

Desa Ite Jaya: tersebar di Dusun Kota Baru (Posko 2 dan Posko 3 di rumah warga), Dusun Golosalonto (Posko 4), serta 9 titik pengungsian di Dusun Goloite (termasuk 4 titik di belakang Masjid Al-Qur’an Falaq).

Data sebaran ini diharapkan dapat menjadi panduan navigasi bagi kelompok relawan dan lembaga kemanusiaan lain yang hendak bergerak ke Kecamatan Riung.

Bagi pihak yang memerlukan koordinasi dan pembaruan informasi lebih lanjut, Posko Jagatnata Peduli membuka layanan komunikasi di nomor 08124674962.

WBN

Share It.....