Hipelmas dan Petani Nagekeo Olah Bahan Lokal Jadi Pakan dan Pupuk Alami

NAGEKEO, WBN — Himpunan Mahasiswa Aesesa (Hipelmas) Kupang menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang berlangsung pada 5–10 Agustus 2026 ini berfokus pada pemberdayaan sektor pertanian dan peternakan berbasis potensi lokal.

Pembukaan kegiatan yang berpusat di Aula Kantor Desa Waekokak pada Rabu (5/8/2026) turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada. Kehadiran pemerintah daerah ini sekaligus menegaskan dukungan terhadap aksi nyata mahasiswa di tengah masyarakat.

Selama sepekan, para mahasiswa mendampingi warga dalam memproduksi pestisida nabati, pupuk organik, hingga pakan ternak alternatif. Seluruh formula tersebut diracik dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan dan bernilai ekonomis tinggi bagi petani setempat.

Meski menghasilkan aroma menyengat khas bahan organik, ramuan alami ini dinilai sangat efektif untuk membasmi hama pada tanaman hortikultura dan padi.

Ketua Hipelmas Kupang, Wilhelmus Reinaldo Se’i, menjelaskan bahwa program bakti sosial kali ini sengaja menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi teknis yang tepat guna.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat menekan biaya pembelian pestisida kimia yang kian mahal. Alih-alih bergantung pada produk pabrikan, petani bisa mandiri dan memperoleh hasil panen yang melimpah,” ujar Wilhelmus.

Inisiatif mahasiswa ini disambut hangat oleh otoritas dan warga setempat. Kepala Desa Waekokak menyatakan, pihak pemerintah desa selalu terbuka terhadap kehadiran elemen mahasiswa yang membawa inovasi nyata.

“Warga kami selalu siap menerima mahasiswa dari mana saja. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mentransfer pengetahuan baru dan memperluas wawasan masyarakat ke depan,” pungkasnya.

WBN — Wil

Share It.....