NTT, WBN – Aksi solidaritas dan gotong royong bagi korban bencana di Kabupaten Ngada terus mengalir.
Kali ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendapatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Wilayah Kabupaten Ngada (Samsat Ngada) bergerak bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak.
Langkah ini menyasar wilayah yang belum tersentuh bantuan secara optimal, salah satu fokus utamanya adalah warga di Desa Taenterong II Kecamatan Riung.
Berdasarkan hasil koordinasi intensif di posko utama tanggap darurat, tercatat ada 40 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut yang sangat membutuhkan uluran tangan.
Kepala UPTD Pendapatan Wilayah Kabupaten Ngada, Anny Belang menyatakan bahwa aksi sosial ini lahir dari rasa empati mendalam seluruh staf di tingkat daerah hingga provinsi. Gerakan mandiri ini diinisiasi oleh 20 personel Samsat Ngada yang tergerak melihat kondisi warga di lapangan.
“Kami dari UPTD Pendapatan Wilayah Kabupaten Ngada turut merasakan duka mendalam yang dialami bapak dan mama di sini. Apa yang kami bawa hari ini mungkin tidak seberapa nilainya, tetapi niat, ketulusan, dan doa kami sepenuhnya bersama warga yang sedang menguji ketabahan,” ujar Anny Belang saat menyerahkan bantuan langsung di lokasi, Rabu (19/8).
Aksi kemanusiaan ini juga menjadi perwujudan konkret dari arahan pimpinan daerah. Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya telah mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk peka terhadap situasi sosial dan aktif meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.
Solidaritas ini didukung penuh oleh jajaran struktural di tingkat provinsi. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT turut memantau jalannya penyaluran bantuan dan memastikan koordinasi logistik berjalan lancar demi ketepatan sasaran.
“Pimpinan kami di Kupang, Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, secara khusus menitipkan salam kasih dan doa terbaik untuk bapak dan mama sekalian. Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa warga tidak berjalan sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini,” tambah Anny.
Kolaborasi antara ASN provinsi dan Pemda Ngada di Desa Taenterong II diharapkan dapat memicu percepatan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah pelosok lain yang masih minim akses logistik.
WBN
