NGADA, WBN — Personel Kepolisian Resor (Polres) Ngada bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Riung mendirikan tenda darurat di halaman Puskesmas Riung, Kelurahan Benteng Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/8/2026).
Fasilitas tambahan ini disiapkan untuk menampung pasien terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
Kapolres Ngada Ajun Komisaris Besar (AKB) Gede Harimbawa menjelaskan, pengerahan personel dan material tenda ini merespons permintaan bantuan dari tenaga kesehatan setempat. Puskesmas Riung membutuhkan ruang perawatan yang layak dan memadai akibat lonjakan jumlah pasien pasca-bencana.
“Pemasangan tenda darurat dilakukan hingga pukul 22.00 WITA agar bisa langsung digunakan oleh pasien yang membutuhkan penanganan medis segera,” ujar Gede melalui keterangan tertulis, Selasa malam.
Proses pendirian sarana medis darurat ini dipantau langsung oleh Kapolsek Riung Inspektur Dua (Ipda) Martinus Riung. Begitu selesai dipasang, sejumlah pasien yang sebelumnya berada di area terbuka atau ruang darurat yang kurang memadai langsung dipindahkan ke dalam tenda.
Salah satu pasien yang enggan disebutkan namanya mengaku lebih nyaman setelah dipindahkan ke tenda perawatan baru tersebut. Kondisi di dalam tenda dinilai lebih sejuk dan layak dibanding tempat penampungan sementara sebelumnya.
Apresiasi juga datang dari para tenaga kesehatan Puskesmas Riung. Keberadaan tenda ini memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi tim medis dalam memberikan tindakan perawatan dan pengobatan kepada para korban gempa.
Selain mendirikan tenda medis di puskesmas, Polres Ngada saat ini juga tengah membangun Posko Tanggap Bencana yang dipusatkan di halaman Markas Polsek Riung guna mempercepat koordinasi penyaluran bantuan dan evakuasi lanjutan.
WBN
