ENDE, WBN— Kepolisian Resor Ende, Nusa Tenggara Timur, menyalurkan paket makanan sehat dan asupan bergizi bagi 116 siswa Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Ende, Kamis (10/9/2026).
Langkah melalui program Dapur Presisi Kasih ini diambil untuk menjaga pemenuhan gizi anak-anak di tengah masa pemulihan pascabencana gempa bumi.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita di Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur ini dipimpin langsung oleh jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Ende. Selain membagikan makanan, para personel kepolisian juga berinteraksi dengan para murid guna memberikan dukungan psikologis pascabencana.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata menyatakan, pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah menjadi prioritas penting, khususnya di wilayah yang terdampak bencana. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus.
“Melalui program Dapur Presisi Kasih, kami ingin memastikan anak-anak yang terdampak gempa tetap mendapatkan perhatian khusus dari sisi pemenuhan gizi dan kesehatan. Harapan kami, santapan sehat ini menunjang fisik mereka agar tetap kuat dan mengembalikan semangat belajar,” ujar Yudhi.Yudhi.
Polres Ende berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan pelayanan serta rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Ende selama masa pemulihan ini.
Kepala TK Negeri Pembina Ende, Marselina Albina Feni, mengapresiasi langkah cepat dari kepolisian. Menurut dia, bantuan asupan bergizi ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fisik anak-anak yang rentan terganggu setelah situasi darurat.
“Bantuan dan asupan bergizi ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan serta pemenuhan gizi anak-anak. Kehadiran para petugas juga memberikan hiburan dan mengembalikan keceriaan anak-anak pascabencana gempa,” kata Marselina.
WBN
