ENDE, WBN — Polisi Wanita Polres Ende, Nusa Tenggara Timur, menyalurkan bantuan logistik dari Polwan RI sekaligus menggelar pendampingan psikososial (trauma healing) bagi anak-anak terdampak gempa bumi Flores di Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Rabu (23/9/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologis anak serta membantu pemenuhan kebutuhan pokok warga setempat pascabencana. Kegiatan pendampingan dimulai pukul 08.00 WITA di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Onekore 4.
Sebanyak 109 murid mengikuti sesi edukasi mitigasi bencana gempa bumi yang dikemas melalui berbagai permainan interaktif. Metode ini digunakan untuk mengikis rasa takut dan trauma yang membekas pada anak-anak pascaguncangan gempa.
Setelah mendampingi anak-anak, personel Polwan bergerak menuju Lingkungan Nuawao pada pukul 13.00 WITA. Di lokasi tersebut, bantuan logistik diserahkan langsung kepada 60 warga terdampak yang terdiri atas pelajar tingkat SD, SMP, hingga kelompok lanjut usia (lansia).
Perwakilan senior Polwan Polres Ende, Aipda Selfi N. Palu, menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan pemahaman mitigasi bencana sekaligus mengimbau warga agar tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menjalin komunikasi yang harmonis serta memberikan motivasi positif bagi para siswa agar mereka tetap semangat bersekolah,” ujar Selfi.
Kepala SDK Onekore 4, Maria Magdalena Tea, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Menurut Maria, kehadiran Polwan di sekolah memberikan dampak psikologis yang positif bagi siswa, terutama dalam memulihkan rasa aman mereka setelah bencana.
Selain mitigasi gempa, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mengedukasi siswa mengenai pencegahan aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Apresiasi serupa disampaikan oleh perwakilan pengurus lingkungan Komunitas Umat Basis (KUB) Nuawao.
Warga menilai bantuan logistik yang diberikan sangat membantu meringankan beban harian mereka di masa pemulihan.
“Kami berterima kasih atas kepedulian dari Polwan RI yang turun langsung membantu kami pascagempa. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan harian kami dan anak-anak,” kata perwakilan warga.
Program kemanusiaan dan penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari langkah terintegrasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendampingi proses pemulihan fisik dan psikologis masyarakat terdampak.
WBN
