NTT, WBN — Akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak masih menjadi tantangan nyata di wilayah pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT).
Setelah menanti sejak tahun 2017, Sekolah Menengah Teologi Pertama (SMPTK) Imanuel Tuapakas di Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), akhirnya kini memiliki gedung ruang kelas baru yang representatif untuk kegiatan belajar mengajar.
Gedung baru hasil program revitalisasi tersebut diresmikan langsung oleh Kapolda NTT Irjen (Pol) Rudi Darmoko pada Rabu (23/9/2026).
Pembangunan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi dan inisiasi Kepolisian Daerah (Polda) NTT bersama Yayasan Amal Bunda. Kedatangan rombongan di lokasi sekolah disambut oleh Kapolres TTS AKBP Kristiyan Beorbel Martino melalui prosesi adat setempat.
Para tokoh adat menyambut dengan Sapaan Adat, yang kemudian dilanjutkan dengan tarian Okomama oleh para siswa. Turut hadir dalam peresmian ini Karo Rena Polda NTT Kombes (Pol) Wresni Haryadi Satya Nugroho, Kabid Humas Polda NTT Kombes (Pol) Henry Novika Candra, serta Ketua Yayasan Amal Bunda Mukit Hendrayatno yang datang langsung dari Jakarta.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Rudi Darmoko menyempatkan diri berdialog langsung dengan para siswa untuk memotivasi mereka. Ia juga mengenalkan pihak yayasan yang menjadi donatur utama di balik pemugaran bangunan sekolah tersebut agar para siswa mengetahui asal-usul bantuan yang mereka terima.
“Kami hadir bersama Pejabat Utama Polda NTT dan Kapolres TTS. Saya juga mengajak Bapak Mukit beserta Ibu dari Yayasan Amal Bunda yang langsung turun dari Jakarta untuk melihat pemanfaatan bantuan ini. Beliau-beliau inilah yang membantu biaya pembangunan gedung yang anak-anakku sekalian gunakan sekarang,” kata Rudi.
Peresmian fasilitas baru ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Setelah itu, rombongan melakukan peninjauan langsung ke dalam ruang-ruang kelas baru untuk memastikan kelayakan fasilitas penunjang belajar bagi para siswa di kawasan tersebut.
Bantuan ini menjadi titik balik penting bagi pihak sekolah. Sejak didirikan, SMPTK Imanuel Tuapakas baru kali ini menerima bantuan infrastruktur berupa bangunan gedung baru yang permanen.
Kepala Sekolah SMPTK Imanuel Tuapakas, Desi Trianti Bessie, menyampaikan bahwa kehadiran gedung baru ini sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan di wilayah Kecamatan Kualin. Selama ini, operasional sekolah berjalan dengan keterbatasan fasilitas fisik.
“Kami merintis dan membangun sekolah ini sejak tahun 2017, dan baru pertama kali ini kami mendapatkan bantuan gedung baru yang layak. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dan tidak bisa diungkapkan sepenuhnya dengan kata-kata,” ujar Desi.
Ia juga mengapresiasi pengawasan intensif yang dilakukan oleh jajaran kepolisian tingkat sektor, termasuk Polsek Weliman, yang turut mengawal jalannya proses pembangunan di lapangan hingga fisik bangunan selesai dan siap digunakan.
Revitalisasi sekolah di pedalaman TTS ini diharapkan mampu menjadi pemantik peningkatan kualitas capaian belajar siswa. Langkah kolaboratif ini sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan sektor swasta dan aparat penegak hukum dalam intervensi pembangunan infrastruktur dasar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
WBN
