NTT, WBN — Masyarakat di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik kuat yang kembali terjadi pada Senin (17/8/2026) pagi.
Guncangan terjadi sekitar pukul 07.46 WITA, bertepatan dengan momen pelaksanaan upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pantauan lapangan, di Kelurahan Mataloko, Kabupaten Ngada, misalnya, kepanikan sempat melanda warga. Masyarakat berhamburan keluar dari rumah dan gedung perkantoran guna mengantisipasi risiko bangunan ambruk.
Guncangan yang dirasakan cukup kuat dan berlangsung beberapa detik tersebut memicu kekhawatiran meluas. Guncangan signifikan dilaporkan terasa merata hingga ke wilayah Bajawa dan sekitarnya.
Laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data bahwa gempa tektonik tersebut berkekuatan Magnitudo mencapai Magnitudo 5 8, pukul 07.46 pusat gempa di Laut 40 km timur laut Nagekeo Flores.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang masif akibat aktivitas gempa bumi tersebut. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Flores untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa bumi susulan.
WBN
