Pascagempa Ngada, Julie Laiskodat Turun Langsung Temui Ratusan Siswa Seminari Todabelu

NGADA, WBN — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur, Julie Sutrisno Laiskodat, mengunjungi ratusan siswa SMP dan SMA Seminari Santo Berkhmans Todabelu Mataloko di Kabupaten Ngada, Flores, NTT, Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan moral langsung kepada para siswa dan warga yang terdampak gempa bumi.Kehadiran Julie di gerbang seminari disambut oleh Praeses Seminari Romo Stef Wolo, Camat Golewa Moses Janga, serta jajaran Kepolisian Sektor Golewa.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut sejumlah fungsionaris Partai NasDem Kabupaten Ngada, termasuk Ketua DPD NasDem Ngada Moses Jala, anggota DPRD setempat, serta staf ahli Don Copertino Nua.

Di lokasi tersebut, Julie menemui ratusan siswa seminari yang saat ini terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan sepak bola kompleks seminari.

“Kita bersyukur atas perlindungan Tuhan sehingga bisa berkumpul di sini. Saya bangga melihat anak-anak seminari tetap menunjukkan semangat untuk bangkit meski baru saja diguncang bencana. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus tetap tegar dan kuat,” ujar Julie di hadapan para siswa.

Dalam dialog bersama pengelola seminari, Julie menekankan pentingnya program pemulihan psikologis (trauma healing) bagi anak-anak pascabencana. Ia mengingatkan agar perhatian dan penyaluran bantuan kepada korban gempa tidak mengendur setelah masa tanggap darurat awal berlalu.

“Pemulihan psikologis pasca-gempa harus menjadi prioritas. Bantuan tidak boleh hanya hangat di awal saja. Saya meminta data kebutuhan riil dari pihak seminari agar pendampingan dan pemenuhan kebutuhan ke depan dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” tutur Julie.

Praeses Seminari Romo Stef Wolo menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan perhatian langsung dari perwakilan pusat tersebut. Romo Stef menjelaskan bahwa kondisi psikologis ratusan siswa berangsur kondusif.

Meski beberapa siswa sempat mengalami luka ringan saat menyelamatkan diri ketika gempa terjadi, kondisi kesehatan mereka kini sudah tertangani dengan baik.Pihak seminari juga siap menyerahkan data kebutuhan mendesak kepada Julie agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat.

Selain mengunjungi seminari, Julie Laiskodat juga menemui warga terdampak di beberapa titik di wilayah Kecamatan Golewa. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyaluran bantuan paket bahan pokok untuk meringankan beban ekonomi warga selama masa pemulihan pascabencana.

Dihimpun media WBN, tenda-tenda serta barak darurat seminari pasca gempa dihuni oleh 704 siswa gabungan SMP dan SMA. 12 orang Pastor Pembina, 5 orang Frater, 1 orang Bruder, 2 Suster Biarawati serta 21
Karyawati.

WBN

 

 

Share It.....