NAGEKEO, WBN — Wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kembali diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 pada Rabu (7/10/2026) pukul 20.04 WITA.
Guncangan yang terjadi setelah hampir dua minggu ketenangan di wilayah tersebut sempat memicu kepanikan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga yang berada di dalam ruangan berhamburan keluar saat merasakan getaran. Kepanikan juga sempat terjadi di tengah warga yang sedang melaksanakan kegiatan katekese (keagamaan Katolik).
Warga spontan keluar dari tempat acara untuk menyelamatkan diri.
Emerensiana Wea, warga RT 027 Kelurahan Danga, menuturkan bahwa getaran gempa dirasakan cukup kuat selama kurang lebih lima detik. Saat gempa terjadi, ia sedang menyuapi kedua anaknya dan langsung bergegas membawa mereka keluar melalui pintu dapur.
“Guncangannya mengingatkan kami pada awal gempa magnitudo 7,7 beberapa bulan lalu. Kami panik karena trauma masa lalu belum sepenuhnya hilang. Kami berharap situasi bisa segera normal kembali,” ujar Emerensiana.
Trauma akibat gempa besar berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi beberapa bulan lalu disinyalir menjadi penyebab utama tingginya kepanikan warga, meskipun durasi gempa kali ini relatif singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat maupun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kerusakan bangunan atau adanya korban luka akibat dampak gempa tersebut.
WBN – Wil
