RIUNG, WBN β Warga korban gempa bumi di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang berada di posko pengungsian mandiri mulai menerima bantuan tandon penampung air bersih.
Bantuan ini disalurkan untuk mengatasi keluhan warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih pascabencana.Penyaluran bantuan dilakukan oleh personil Polres Ngada melalui anggota Bhabinkamtibmas yang bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Peduli Dakwah Riung pada Jumat (21/8/2026).
Sebanyak lima unit tandon air didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian di Desa Ite Jaya.
“Bantuan tandon air ini disalurkan untuk merespons langsung keluhan warga di tenda darurat yang kesulitan menampung air bersih,” ujar Bhabinkamtibmas Aipda Muhlis Muhamad.
Sebanyak empat unit tandon ditempatkan di Posko Goloite, sementara satu unit lainnya dipasang di Posko Punsu, Desa Ite Jaya. Sejak gempa mengguncang wilayah tersebut, sebagian besar warga memilih mendirikan posko pengungsian mandiri di sekitar tempat tinggal mereka.
Udin Safarudin (55), salah seorang pengungsi di Posko Mandiri Goloite, menyampaikan bahwa bantuan wadah penampung ini sangat krusial bagi kebutuhan harian warga di pengungsian.
“Kami berterima kasih atas bantuan dari Polres Ngada dan LAZ Peduli Dakwah. Keberadaan tandon ini sangat membantu kami untuk menyimpan air bersih demi kebutuhan minum dan memasak,” kata Udin.
Guna mempercepat penanganan dampak bencana, Polres Ngada juga telah mendirikan Posko Tanggap Bencana resmi di halaman Kantor Polsek Riung.
Pihak kepolisian mengimbau warga terdampak untuk aktif berkoordinasi dengan petugas Bhabinkamtibmas di desa masing-masing jika membutuhkan bantuan darurat atau logistik lanjutan.
WBN
