Forum Jurnalis Ngada Minta Pemerintah Daerah Pantau Lonjakan Harga Pokok Pascabencana

NTT, WBN — Forum Jurnalis Ngada (FORJA) meminta Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, untuk segera merespons lonjakan harga barang kebutuhan pokok di pasar.

Langkah cepat dinilai perlu guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang saat ini tengah menghadapi situasi darurat bencana.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh salah satu Penasihat FORJA, Aurelius Do’o, kepada Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu.

Menurut Aurel, berdasarkan pantauan lapangan hingga Kamis (27/8/2026), terdapat indikasi kenaikan harga sepihak oleh sejumlah pelaku usaha. Kondisi ini mulai memicu keresahan di tengah masyarakat yang sedang kesulitan.

“Kami menangkap adanya kekhawatiran warga terkait penyesuaian harga sepihak dari pelaku usaha di tengah masa darurat ini. Situasi ini membutuhkan intervensi dan respons cepat dari pemerintah daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan tidak menimbulkan gejolak sosial baru,” ujar Aurel.

Mirip senada disampaikan Ketua FORJA. Robertus Belarminus Radho. Ia menilai, krisis pasca gempa biisa mengakibatkan anomali sektor ril lainnya di daerah, maka negara jangan terlambat hadir terhadap segala urusan itu.

Merespons masukan tersebut, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menyatakan apresiasinya atas fungsi kontrol yang dijalankan oleh rekan-rekan media.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera mengkaji situasi lapangan dan merumuskan langkah penanganan yang tepat.

“Aspirasi dari mitra pers sudah kami terima dan segera kami evaluasi untuk menentukan langkah taktis selanjutnya. Saat ini, fokus kami memang terbagi dengan penanganan darurat bersama BNPB, namun stabilitas harga pokok tetap menjadi prioritas. Penjelasan resmi terkait kebijakan ini akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” ungkap Wakil Bupati Bernadinus.

WBN

Share It.....