ENDE, WBN β Personel Satuan Samapta Polres Ende membersihkan puing-puing bangunan yang roboh di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Ende, Desa Anaraja, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/9/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan serta membantu mengurangi trauma psikologis guru dan siswa setelah gempa bumi melanda kawasan tersebut pada pertengahan Agustus lalu.
Aksi kemanusiaan yang dimulai sejak pukul 10.15 Wita ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Samapta Polres Ende Iptu Jacob Steven Bessie dengan melibatkan 12 personel. Mereka bergotong royong membersihkan material bangunan yang rusak serta memindahkan tumpukan plafon dari tiga ruangan kelas yang terdampak.
Perwakilan Kepala MTsN 3 Ende, Ratno Ashari Waja Bae, menyampaikan apresiasi atas bantuan penanganan pascabencana dari pihak kepolisian. Gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026) sebelumnya telah merusak sejumlah fasilitas sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Ende beserta jajaran yang telah membantu membersihkan puing-puing gedung MTsN 3 Ende. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Ratno,
Pihak sekolah berharap proses pembersihan ini dapat mempercepat perbaikan sarana pendidikan di MTsN 3 Ende. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar di madrasah tersebut dapat segera kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
Kehadiran personel kepolisian dalam pembersihan material bangunan ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana yang melibatkan instansi lintas sektor di Kabupaten Ende.
WBN
