Miris, Pasien di Puskesmas Salo Pinrang Dirujuk Pakai Motor, Alasan Bukan Peserta BPJS

Media WBN|PINRANG – Pelayanan di Puskesmas Salo, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menuai sorotan. Seorang anak berinisial AF yang mengalami sesak napas terpaksa dirujuk ke rumah sakit menggunakan sepeda motor, karena pihak puskesmas menolak mengantar menggunakan ambulans.

 

Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WITA. Seorang anak diantar ibunya H masuk ke Puskesmas Salo dengan gejala sesak napas.

 

Namun miris, menurut keterangan keluarga, pihak pegawai puskesmas mengatakan tidak bisa mengantar menggunakan mobil puskesmas karena bukan pasien BPJS.

 

“Padahal pihak keluarga tidak pernah meminta untuk dirujuk, langsung saja pegawai puskesmas bilang ‘kita bawa mi saja ke rumah sakit, pergi maki ambil mobil’,” ujar pegawai puskesmas ke keluarga pasien.

 

Ironisnya, pada saat kejadian tersebut, mobil ambulans puskesmas terlihat terparkir di halaman Puskesmas Salo.

 

Saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Kepala Puskesmas Salo, dr. Leny membenarkan adanya pasien anak tersebut masuk dan telah dilakukan tindakan sesuai SOP.

 

“Iye ada anak masuk dan kami melakukan tindakan sesuai SOP, cuman untuk melakukan rujukan harus melalui mekanisme sesuai dengan SOP rujukan. Cuman pada saat itu ada kesalahan komunikasi antara pihak keluarga pasien dengan pihak Puskesmas Salo,” jelas dr. Leny.

 

Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan yang dialami keluarga pasien yang merasa ditolak menggunakan fasilitas ambulans hanya karena status kepesertaan BPJS.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang terkait SOP rujukan yang membedakan pasien BPJS dan umum.

(Mamad)

Share It.....