36 views

Ketua LAPANG Manado Tonaas Ngantung Hadiri Pesta Rakyat Masyarkat Adat Bitung Karangria

51 / 100 Skor SEO

Manado. Sulut– Pesta Rakyat masyarakat adat Suku Borgo Babontehu yang dipimpin Tonaas umbanua Babontehu Edwar Paulus Heydemans digelar dipinggiran pantai jalan raya boulevard kelurahan bitung karangria kecamatan tuminting,Selasa (7/01).

 

Dalam rangka syukuranTahun baru 2020
menghadiri acara Pesta Rakyat masyarakat adat suku borgo babontehu yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ( AMAN) mensyukuri Tahun Baru 2020 yang di Ikuti seluruh pelaku adat budaya dan sub etnis kesukuan digelar di Kelurahan Bitung Karangria Manado.

Saat di sambut pemerintah setempat dalam penyematan bunga sebagai Undangan mewakili Lembaga adat Pakasaan umbanua wenang ( LAPANG) manado

Pèmegang sementara ( PS) Ketua Lembaga Adat Pakasaan Umbanua Wenang (LAPANG ) Manado Tonaas Teterusan Tevri Ngantung.SE , angkat bicara dalam menilai kegiatan tersebut mengatakan Acara seperti ini wajib kita lestarikan demi pemajuan kebudayaan kita didalam mengangkat nilai nilai warisan budaya adat dan tradisi sesuai UU no.5 thn 2017 ttg pemajuan kebudayaan.

” Wajib lah kita dalam menjaga dan melindungi warisan budaya terutama adat dan tradisi yang sudah ada secara turun temurun dan saya sebagai pelaku budaya sangat menunjang upaya dari seluruh pihak terkait baik itu instansi kebudayaan manado dan sulut dan pemerhati supaya lebih membantu menginformasikan upaya pelestarian budaya di wilayah masing – masing ” ungkap Tonaas Umbanua wenang tevri ngantung kepada awak media.

Ketua adat Babontehu manado Tonaas Umbanua Edwar, paulus Heydemans menjelaskan ” Pesta Rakyat ini dalam rangka mensykuri awal Tahun Baru 2020 mudah mudahan kota manado kedepan aman dan Damai sejahterah, dalam acara ini juga ditampilkan seni tradisi adat HASA yang berarti tari Perang yang diperankan oleh pemuda pemudi dan anak anak masyarakat adat babontehu ” beber Heydemans.

Tari adat Hasa asal suku Borgo babontehu manado

Walaupun pesta rakyatnya di guyur hujan deras namun demi melestarikan budaya kegiatan tetap berlanjut,namun pantauan reporter wbn kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota manado atau mewakili tidak nampak dalam prosesi adat tersebut yang hanya terlihat instansi dinas kebudayaan Daerah Provinsi Sulut bersama Jajaran yang mewakili Gubernur Olly Dondokambey.SE diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Jenry.M.Sualang.SPd,MAP sekaligus membuka resmi acara pesta rakyat masyarakat adat Babontehu membuka dengan tanda pukulan gendang alat tradisional tari HASA.

Menilai itu,Ps Ketua LAPANG Manado Tonaas Tevri sapaan akrab,kegiatan seperti ini Walikota Manado atau DPR manado harus memberi ruang kepada pemangku budaya untuk upaya mengangkat nilai nilai warisan budaya tak benda dan warisan budaya benda seperti ini termasuk dalam UU nomor 11 thn 2010 ttg Cagar budaya dan mari torang samua Cerdas berbudaya,sehat berbudaya dan Budaya itu adalah Orang Tua Kita seperti dalam filosofih tua minahasa mengatakan ” AMBISA AWEAN NI TOU, AMBITU AWEAN BUDAYA ” Di Mana Ada Manusia,Di Situ Ada Budaya. I JAJAT USANTI.

Penulis : tim red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *