BAJAWA, WBN — Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, mulai memberangkatkan ratusan mahasiswa dengan mayoritas berlatar belakang ekonomi keluarga sederhana, penerima beasiswa Program Murni Kasih untuk menempuh pendidikan tinggi di luar daerah.
Pada gelombang kedua, sebanyak 101 mahasiswa dilepas secara resmi untuk berkuliah di Institut Teknologi dan Sains (ITS) Mandala, Jember, Jawa Timur.
Acara pelepasan ditandai dengan ritual adat dan doa bersama yang berlangsung di Kantor Bupati Ngada di Bajawa, Senin (3/8/2026).
Program Murni Kasih merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Ngada untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Program ini memadukan berbagai skema pembiayaan, meliputi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), afirmasi perguruan tinggi dan yayasan, serta dana afirmasi dari APBD Pemerintah Kabupaten Ngada.
Bupati Ngada Raymundus Bena menyatakan, keberhasilan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) ini membutuhkan komitmen dari semua pihak. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan ekosistem yang kuat.
“Kami meminta dukungan penuh terhadap program ini, termasuk dari orangtua. Keberhasilan program sangat membutuhkan sinergi dari elemen orangtua, perguruan tinggi, dan terutama kesungguhan anak-anak yang menerima kesempatan ini,” ujar Raymundus.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu mengingatkan para mahasiswa agar menjaga amanah sebagai duta daerah. Ia menekankan pentingnya fokus pada akademik dan menghindari pergaulan yang merugikan.
“Jangan kecewakan orangtua dan daerah. Kumpulkan ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya demi masa depan. Manfaatkan waktu untuk membaca guna meningkatkan wawasan, lalu bawalah ilmu tersebut pulang untuk membangun daerah kita,” kata Bernadinus.
Skema Anggaran
Berdasarkan data teknis pemda, minat masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Total pendaftar mencapai 601 orang yang menyasar 15 perguruan tinggi mitra. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan verifikasi akhir, jumlah mahasiswa yang siap diberangkatkan mencapai 464 orang.
Saat ini, total kuota beasiswa yang berhasil diperoleh dari kemitraan perguruan tinggi dan yayasan mencapai 272 orang, dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp6,2 miliar per tahun. Anggaran tersebut bersumber dari alokasi KIP-K sebesar Rp4,8 miliar untuk 239 mahasiswa, serta dana Afirmasi Daerah Ngada sebesar Rp1,5 miliar per tahun untuk 192 mahasiswa.
Pemberangkatan gelombang pertama telah dilaksanakan pada Minggu (2/8/2026) dengan tujuan Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang dan Stikes Maranatha Kupang untuk program studi kesehatan dan teknologi informasi.
Sementara itu, gelombang kedua diberangkatkan menuju ITS Mandala Jember pada Senin (3/8/2026). Pemkab Ngada menjadwalkan pemberangkatan gelombang ketiga bagi mahasiswa sisa akan terus mengalir sepanjang bulan Agustus 2026.
WBN
