NAGEKEO, WBN — Ribuan warga Kecamatan Aesesa memadati Lapangan Pemuda Danga, Kelurahan Danga, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026).
Masyarakat yang merupakan korban terdampak gempa bumi tersebut berkumpul untuk menanti rencana kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Antusiasme warga sempat memuncak saat dua helikopter Polairud jenis AW 169 mendarat di lapangan yang terletak di Watukesu tersebut. Namun, keriuhan berubah menjadi kekecewaan setelah mengetahui bahwa Presiden tidak berada di dalam penerbangan tersebut.
Antonius Papu, salah seorang warga Kelurahan Danga, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya. Ia mengira kedatangan helikopter tersebut membawa serta Kepala Negara yang sangat dinantikan oleh masyarakat Flores, khususnya di Nagekeo.
“Saya pikir yang datang Presiden Prabowo Subianto, ternyata orang yang tidak kami kenal. Kalau Bapak Presiden datang, kami tentu sangat bahagia dan senang,” ujar Antonius.
Meski demikian, kehadiran dua helikopter milik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tersebut menjadi sinyal positif kepastian kunjungan kerja Presiden. Pilot helikopter, Kapten Herli, menjelaskan bahwa penerbangan ini merupakan bagian dari persiapan teknis sebelum kedatangan resmi Presiden RI ke Nagekeo.
“Selain membawa bantuan logistik, kedatangan dua helikopter ini ditujukan untuk persiapan mendaratnya Bapak Presiden (RI 1) di Nagekeo,” kata Herli di lokasi peninjauan.
Guna mengobati rasa penasaran dan mengisi waktu tunggu, sejumlah warga setempat memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama kru helikopter dan pilot.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat terpantau masih bertahan di sekitar area lapangan dengan harapan dapat menyambut langsung kehadiran Presiden RI dalam waktu dekat.
WBN – Wil
